-

Cerita Lengkap Resident Evil 2 [ Reccon City Incident ]

Diawali dengan kedatangan seorang polisi rookie yang baru saja ditugaskan ke RPD Raccoon Police Departement ], ia baru saja menyelesaikan pendidikannya di akademi kepolisian pusat, kecerdasan serta kecekatannya saat belajar di akademi membuatnya menjadi salah satu new-comer yang disegani oleh angkatan senior-nya.

Pemuda tersebut tak lain bernama Leon S. Kennedy. Ia seorang pemuda yang idealistis, teguh pada tanggung jawab, sedikit ambisius serta cakap dalam menyelesaikan setiap masalah. Leon juga sempat terkenal dan jadi bahan pembicaraan para anggota RPD sebelum ia ditugaskan disana, Kevin Rayman salah satu anggota RPD yang sama-sama anggota SPF seperti Leon, mengungkapkan kekagumannya terhadap cowboy berumur 21 tahun itu. Beberapa anggota kepolisian lain seperti Marvin Branagh, David Ford juga sempat membicarakannya saat melihat data-data akademis yang dikirimkan dari pendidikan pusat.

Leon tidak menyadari jika saat itu Raccoon City sedang mengalami krisis, 2 hari sebelumnya ia sempat mampir ke tempat penginapan sembari minum-minum bersama teman-teman dekatnya, bahkan ia minum sampai mabuk gara-gara pelampiasan masalah hubungan pribadinya yang lagi kandas ditengah jalan. Hampir selama sehari Leon tertidur di penginapan, sampai-sampai tidak sadar jika ia terlambat dalam jadwal tugas.

Tanggal 29 September, Leon akhirnya sampai di perbatasan Raccoon City tepat pada malam hari. Ditengah-tengah perjalanannya, ia dikejutkan dengan sesosok mayat wanita yang sedang tergeletak ditengah jalan, merasa ada sesuatu yang aneh, ia-pun segera turun dari kendaraan untuk memeriksanya. Saat sedang sibuk memeriksa korban, ia menyadari bahwa ada sesuatu yang sedang mendekat untuk menghampirinya, segera setelah itu Leon langsung membalikkan badan dan mencabut pistolnya.

Zombie-zombie yang sempat bersembunyi dibalik gang-gang kecil-pun mulai berdatangan, dengan posisi siaga, Leon terus mengkonfrontir para zombie-zombie yang mendatanginya. Namun apalah daya, mereka hanyalah pemangsa yang tak lagi hidup, berbicara toh juga tidak ada guna-nya. Tak lama kemudian mayat wanita yang baru saja ia periksa secara tiba-tiba hidup kembali dan berusaha menyerangnya, Leon yang saat itu masih dalam keadaan bingung langsung menembakkan pistolnya kearah zombie-wanita tersebut. Merasa dalam keadaan terancam dengan kepungan “orang-orang aneh”, Leon-pun berusaha kabur dari kejaran mereka. Saat berlari dipersimpangan jalan, ia bertemu dengan seorang gadis yang juga sedang diserang oleh zombie, dengan cepat Leon langsung menolong gadis itu.

Gadis tersebut bernama Claire Redfield, ia adalah adik dari Chris Redfield salah satu ex. anggota STARS Alpha Team. Claire yang juga datang ke Raccoon City guna menemui kakaknya ternyata sama-sama tidak mengetahui keadaan kota tersebut yang sedang dilanda masalah penyebaran virus,

alhasil keduanya langsung terheran-heran dengan kejadian yang mereka alami barusan. Leon dan Claire akhirnya sepakat untuk mengunjungi kepolisian pusat untuk mencari informasi serta bantuan, setelah melihat situasi kiri-kanan dan dirasa cukup aman, mereka langsung mengambil mobil polisi yang terparkir tidak jauh dari jalan utama dan segera berangkat menuju RPD station.

****

Petualangan mereka-pun dimulai, Leon yang berjalan melewati jalan utama nantinya akan sampai di area parking-lot RPD station, sedangkan Claire yang nantinya melewati shortcut downtown district akan sampai di halaman utama gedung RPD. Secara teknis mereka adalah orang-orang rookie yang belum berpengalaman dalam situasi tersebut, kepungan berbagai zombie yang memenuhi kota ternyata bukanlah suatu halangan yang berarti bagi mereka, strategi “hit and run” merupakan salah satu solusi yang tepat dimana mereka tetap bisa survive dengan amunisi serta persenjataan yang pas-pasan. Ditengah perjalanan Claire bertemu dengan Robert Kendo seorang pemilik gun-store yang juga merupakan teman baik Barry Burton.

Mereka berdua sempat berbicara tentang kejadian yang menimpa kota tersebut. Tak lama setelah Robert mengunci pintu depan store-nya, zombie-zombie yang berada diluar langsung merangsek masuk dengan cara memecahkan kaca jendela, Robert yang terkejut dengan kejadian itu langsung tewas seketika saat gerombolan zombie tiba-tiba menyerangnya.

Diwaktu yang sama, Leon yang sampai di backyard-area RPD station, mencoba menaiki tangga untuk mengakses pintu darurat yang berada di rooftop, disana ia melihat sebuah helikopter berputar-putar mengitari area tersebut, kemungkinan helikopter itu sedang mencari penduduk sipil untuk dievakuasi. Tak lama kemudian seorang anggota kepolisian berhasil keluar dari pintu darurat sambil tergopoh-gopoh, ia mencoba memberi tanda kepada sang pilot untuk segera menghampirinya.

Namun sayang saat sedang sibuk untuk meminta bantuan, polisi malang itu langsung dikeroyok oleh zombie-zombie yang sedang mengejarnya. Kesialan-pun terjadi, bukannya malah selamat malah bikin bencana, saat dikeroyok oleh gerombolan zombie, senjata yang dipakai polisi tersebut tidak sengaja mengenai pilot helikopter yang sedang mengitari area rooftop, alhasil pilot-pun akhirnya tewas dan helikopter yang ditumpanginya langsung menimpa gedung RPD station.

Claire yang beberapa kali terkepung oleh gerombolan zombie yang berada disetiap sudut jalan, akhirnya sampai dipintu gerbang halaman utama RPD station, disana ia sempat dihadang oleh Brad Vickers yang sudah berubah menjadi zombie, Claire sempat kesulitan saat menghadapinya, namun Brad tetaplah zombie yang tidak memiliki kemampuan spesial layaknya monster BOW, dengan beberapa kali tembakan beruntun saja, Claire-pun berhasil menghabisinya. Didalam RPD station, Claire sempat bertemu dengan Marvin Branagh di office room dekat main hall,

Marvin yang saat itu sudah sangat kelelahan dan hampir tidak bisa bergerak mencoba menceritakan semua hal yang terjadi di Raccoon City kepada Claire, ia juga menambahkan bahwa kakaknya, Chris, telah lebih dulu meninggalkan kota untuk melakukan suatu penyelidikan terhadap sebuah perusahaan besar di Eropa. Tak lama setelah perbincangan mereka usai, Claire-pun meninggalkan Marvin sendirian di office room, marvin juga menitipkan security card kepadanya sebagai akses masuk ke beberapa ruangan yang berada di main hall. Kini ia mulai berpetualang menyusuri seluruh ruangan yang berada di RPD station, saat berjalan disebuah koridor dekat waiting room, ia dikejutkan dengan kehadiran monster BOW yang pernah meneror anggota RPD pada sehari sebelumnya, monster tersebut dikenal sebagai “Lickers”. Claire yang saat itu harus berhadapan satu lawan satu melawan Lickers, mau tak mau harus menghabisinya, secara teknis kemampuan Claire untuk membidik lawan dengan senjata sangatlah baik, ditambah lagi ia memiliki pengalaman belajar menembak yang sempat diajarkan oleh kakaknya, Chris. Dengan modal pengalaman tersebut ternyata Claire tidak begitu mengalami kesulitan untuk melumpuhkan Lickers yang sangat gesit, sebelumnya Claire sendiri sempat panik saat Lickers beberapa kali mencoba menyerangnya, namun dengan beberapa tembakan ke arah yang tepat, monster itu berhasil ia jatuhkan.

Claire melanjutkan perjalanannya menuju STARS office yang berada dilantai 2, gerombolan zombie yang berkeliaran di setiap ruangan kini bukanlah halangan lagi baginya, dengan cepat Claire berhasil melewati semuanya dan sampai diruangan STARS office. Sesampainya diruangan tersebut Claire akhirnya bertemu kembali dengan Leon, mereka berdua sempat terlibat pembicaraan yang sangat penting tentang semua hal yang terjadi di kota tersebut, Claire sendiri juga sempat menemukan diary kakaknya yang ditinggalkan dalam locker desk.

Di diary tersebut Chris mengungkapkan permintaan maaf-nya kepada Claire karena tidak sempat menemuinya. Walau sempat merasa sedih, Claire bersyukur karena tidak terjadi hal yang buruk terhadap kakaknya. Leon sendiri yang sedang mengecek beberapa file diruangan tersebut akhirnya menemukan kiriman fax yang baru saja ditransfer oleh Chris, fax tersebut berisi bukti laporan tentang keterlibatan Umbrella Corporation dalam pengembangan monster BOW dan beberapa eksperimen yang menyebabkan tragedi di Arklay mountains, namun sayang kiriman fax tersebut sangatlah terlambat, karena seluruh anggota kepolisian yang berada di RPD station sudah tidak ada lagi yang selamat.


Tak lama kemudian akhirnya mereka berdua sepakat untuk meninggalkan Raccoon City, didalam pelarian terakhirnya, Claire dan Leon nantinya akan menjadi saksi tentang semua hal yang berkaitan dengan Umbrella Corporation dan segala konspirasinya.

****

Menjelang tengah malam Leon dan Claire kembali berpetualang menyusuri RPD station, zombie-zombie yang berkeliaran di setiap ruangan terus mereka lumpuhkan, mereka sesekali juga sempat bertemu dengan Licker yang berada di main hall lantai 2 dan beberapa gerombolan cerberus.

Ditengah koridor ruangan Claire bertemu dengan Sherry Birkin, anak dari William Birkin dan Anette Birkin.
Sherry yang saat itu terjebak dalam insiden Raccoon City segera diperintahkan oleh ibunya untuk mencari perlindungan di Raccoon Police Departement, namun sejak kejadian virus outbreak pada tanggal 26 September yang mulai membahayakan RPD station, Sherry akhirnya mulai bersembunyi dibeberapa ruangan yang tidak diketahui oleh para officer yang berada di dalam gedung. Puncaknya saat RPD station benar-benar jatuh ketangan para zombie, Sherry yang saat itu masih berada di dalam ruangan, terus bersembunyi hingga nantinya ia bertemu dengan Claire. Sesaat sebelumnya Claire yang kembali mengunjungi office room sempat bertemu dengan Marvin, namun kondisi Marvin yang saat itu sudah mulai tak sadarkan diri, membuat Claire jadi khawatir terhadap sosok perubahan fisik Marvin. At least Marvin-pun lambat laun berubah menjadi zombie dan mulai menyerang Claire. Claire yang tidak ada pilihan lain selain membunuhnya, terpaksa menembakkan pistolnya ke arah Marvin, Marvin akhirnya tewas.

Leon sendiri yang berada di area parking-lot RPD station tanpa sengaja bertemu dengan seorang wanita bernama Ada Wong,
Ada yang saat itu sedang mengunjungi Raccoon City dengan alasan untuk mencari kekasihnya, John, ternyata merupakan salah satu anggota spy yang dikirim oleh suatu organisasi rahasia untuk merebut sample G-virus dari tangan William Birkin, saat itu Leon sendiri masih belum mengetahui tentang niatan Ada sesungguhnya. Alih-alih Ada membohongi Leon dengan tujuan membantunya, mereka berdua akhirnya bersama-sama melanjutkan perjalanan. Sesampainya di jail room, Leon dan Ada bertemu dengan seorang reporter bernama Ben Bertolucci
Ben yang memiliki beberapa informasi penting tentang Umbrella Corporation sengaja bersembunyi didalam penjara RPD station untuk melindungi dirinya dari ancaman para zombie. Saat Ada bertanya kepadanya tentang informasi yang ia ketahui, Ben menolak untuk menjawabnya, namun ia memberikan sebuah petunjuk tentang rute rahasia untuk keluar dari Raccoon City.

Tak lama setelah menerima petunjuk dari Ben, Leon dan Ada segera meninggalkan Ben untuk mencari jalan menuju sewer. Petulangan-pun terus berlanjut, Leon dan Ada yang baru saja saling mengenal ternyata tidak kalah dalam urusan kerjasama, zombie-zombie dan makhluk pemangsa yang berusaha menghalangi ternyata bukan tandingan mereka berdua.

Ada sendiri memiliki kemampuan tempur layaknya seorang security agent, ia mahir dalam menggunakan berbagai senjata ringan, menguasai teknik bela-diri serta mampu menyelesaikan tugas dalam kondisi sesulit apapun. Maka tidak aneh jika Ada mampu mengimbangi kemampuan Leon dalam mengatasi berbagai situasi yang berbahaya.

Ben yang masih berada di jail room terus mencoba menyingkap rahasia dibalik konspirasi Umbrella Corporation, secara pribadi ia memiliki berbagai macam informasi tentang keterlibatan perusahaan tersebut dalam pengembangan virus dan eksperimen ilegal, namun sayang, sebelum ia sempat mempublikasikannya kepada masyarakat, William Birkin keburu membunuhnya sesaat setelah Leon dan Ada datang mengunjunginya. Ben-pun akhirnya tewas dengan sia-sia.

Sebelum perjalanannya, Leon melakukan kontak dengan Claire, Claire yang saat itu bersama Sherry berniat bertemu dengan Leon di area underground train yang berada di basement Research Facility. Kereta tersebut nantinya akan mereka gunakan sebagai escape-point untuk keluar dari Raccoon City.
Claire yang masih berada di RPD station, akhirnya bertemu dengan Chief Brian Irons yang berada di dalam kantornya,

disana Claire melihat mayat seorang wanita yang tergeletak di atas meja, saat Claire bertanya kepada Chief tentang wanita tersebut, Chief Brian menjawab bahwa wanita itu adalah anak kesayangan dari Major Warren, salah satu orang penting di RPD yang juga menjadi pelopor pembentuk tim-elite STARS.

Chief Brian mengungkapkan niatannya kepada Claire tentang keinginan pribadinya, Chief juga menceritakan semua tindakan yang pernah ia lakukan kepada beberapa anak buahnya, termasuk salah satunya membunuh anak Major Warren. Major Warren sendiri berhasil kabur meninggalkan kota sebelum virus menyebar di Raccoon City. Kesal dengan perkataan gila Chief Brian, Claire akhirnya meninggalkannya dan kembali melanjutkan perjalananya bersama Sherry. Chief Brian sendiri akhirnya tewas ditangan William Birkin tak lama kemudian.


Ditengah petualangannya Claire dan Sherry lagi-lagi dihadapkan dengan masalah besar, kini mereka berdua harus berjuang untuk bisa lolos dari kejaran BOW Tyrant T-103 yang sedang berkeliaran di area RPD station. Berbeda saat Claire menghadapi monster BOW lainnya, T-103 ini ternyata lebih kuat dari yang ia perkirakan, Claire dan Sherry-pun harus berkali-kali putar otak untuk menghindari kejaran T-103. Sebenarnya Tyrant ini ditugaskan bukan untuk melakukan “hunting” melainkan prioritas mengambil sample G-virus dari William Birkin (atau paling tidak sample darah mutasi G-William Birkin). Namun nasib sial memang sedang menghampiri Claire, ia-pun harus berhadapan dengan T-103 untuk beberapa kali. Tak ayal jika Claire dan Sherry nantinya sedikit terlambat untuk menuju escape point yang berada di Underground Train.

Leon dan Ada juga sempat bertarung melawan Giant Crocodile saat perjalanan menuju entrance sewer, mereka berdua sadar jika monster tersebut tidak bisa dilumpuhkan dengan hanya menggunakan senjata biasa saja, selain tubuhnya yang sudah bermutasi hampir 3x lipat dari ukuran normal, Giant Crocodile ini juga dalam kondisi yang sangat menguntungkan untuk memangsa mereka, karena Leon dan Ada tidak memiliki tempat yang cukup untuk melakukan teknik hit and run. Ada lalu menggunakan idenya untuk mengaktifkan panel untuk menjatuhkan sebuah gas-canister dari atas, alhasil canister yang jatuh itu langsung disambar oleh Giant Crocodile, dengan penyelesaian akhir Leon menembakkan senjatanya ke canister tersebut, so !!BUM!! kepala monster raksasa itu-pun hancur berantakan.

Diujung pintu masuk sewer, Leon dan Ada bertemu dengan Anette Birkin, dalam pertemuan itu sempat terjadi insiden dimana Leon terluka akibat terkena tembakan saat mencoba melindungi Ada, Ada yang merasa bertanggung jawab atas kejadian tersebut langsung mengejar Anette yang sesaat kemudian meninggalkan mereka. Kejar kejaran-pun terjadi di area sewer, Ada yang terus mencoba mengejarnya akhirnya berhasil memojokkan Anette disebuah jembatan yang tidak jauh dari jalur entrance Underground Research Facility. Dalam situasi tersebut, akhirnya Anette menceritakan semua tentang kejadian yang telah menimpa Raccoon City, Anette juga mengatakan kepadanya bahwa John, kekasihnya telah tewas saat insiden yang terjadi di Arklay Research Facility. Mendengar perkataan tersebut Ada pun jadi naik darah, ia tidak rela jika John harus tewas dengan keadaan menderita, Ada lalu berusaha menyerang Anette, sempat terjadi tembak menembak diruangan tersebut, namun Ada lebih cepat dari perkiraan Anette, ia bisa memafaatkan celah saat Anette sibuk menembakinya. Dengan sekali pukul saja, Anette akhirnya terjatuh dari jembatan.

Disaat insiden Arklay mansion, secara pribadi John telah menulis surat yang ditujukan kepada Ada, namun dengan keadaan yang saat itu sudah semakin memburuk surat tersebut akhirnya tidak tersampaikan. John sendiri adalah salah satu staff researcher Umbrella yang bekerja di Arklay Research Facility.

Setelah kejadian itu, Ada kembali menjemput Leon untuk bersama-sama mencari jalan keluar, ditengah perjalanan mereka menemukan sebuah elevator yang menghubungkan area tersebut dengan Underground Research Facility. Disaat Leon mencoba mengaktifkan sistem elevator, tiba-tiba William Birkin muncul dan menyerang mereka. Ada yang berada di dalam elevator juga sempat terluka akibat serangan William, serangan tersebut ternyata menimbulkan luka yang cukup serius baginya, sampai-sampai Ada hampir tak sadarkan diri. Leon yang tidak terima atas perbuatan William langsung menantangnya berduel. Kini giliran Leon untuk membalaskan dendamnya terhadap William, pertarungan antara seorang rookie dan monster G-virus-pun terjadi.

Leon yang masih belum mempunyai pengalaman untuk berhadapan dengan William ternyata sedikit kesulitan saat mencoba melawannya, serangan William yang terus membabi-buta membuat Leon harus bolak-balik melakukan teknik hit and run. Namun hal ini secara kondisi sangat menguntungkan, karena William sendiri pergerakannya tidak terlalu cepat. Leon yang mulai memanfaatkan jarak tembak terhadap William akhirnya dengan mudah dapat mengatasi semua serangannya. William sendiri sudah mengalami mutasi pada level 2, secara teknis hanya sebatas tingkat resistansi serta kemampuan serangan fisik saja yang bertambah, namun kalau urusan kecepatan bergerak nampaknya tidak begitu menggembirakan. Alhasil dengan tembakan terus-menerus dari jarak yang aman, Leon berhasil menjatuhkan William.

Sesampainya di Underground Research Facility, Leon kembali melanjutkan perjalanannya sendirian, ia-pun terpaksa meninggalkan Ada di elevator untuk beberapa waktu. Didalam ruangan Facility, Leon banyak menemukan temuan-temuan tentang penelitan dan eksperimen makhluk-makhluk BOW, tak hanya itu saja, ia juga harus berhadapan dengan beberapa monster monster lain yang sebelumnya sudah membuat kerusuhan di tempat tersebut. Tak berselang lama Leon kembali bertemu dengan Anette, yang secara mengejutkan berhasil dari maut saat jatuh dari jembatan. Anette mengatakan kepada Leon jika rekannya, Ada adalah seorang mata-mata yang dikirim untuk mencuri sample G-virus, Leon yang lalu tidak serta-merta percaya kepada Anette, berniat mencari tahu sendiri tentang niatan Ada yang sesungguhnya. Diakhir pembicaraan Anette berpesan kepada Leon untuk segera membawa Sherry keluar dari Raccoon City dengan selamat.

Tapi perjalanan masih belum selesai, kini giliran rekan seperjalanannya yang mengalami hambatan, disaat Claire dan Sherry sedang melewati area storage room, tiba-tiba William Birkin langsung merangsek masuk dengan menjebol dinding ruangan. Kini Claire harus berhadapan dalam pertarungan terakhirnya melawan monster G-William yang sudah bermutasi pada tingkat 4. Claire yang sudah mempersiapkan ini sebelumnya sekarang tinggal menyelesaikan duel satu lawan satu dengan William.

Duel-pun dimulai, Claire yang memanfaatkan sisi terluar area kembali melakukan tembakan penetrasi dari jarak yang aman, sedangkan William yang terus bergerak mengejar Claire hanya bisa berputar-putar saja sambil sesekali ia melakukan serangan kejutan. Grenade Launcher Claire nampaknya sangat efektif dalam meredam serangan tiba-tiba William, sesaat ia langsung terhambat pergerakannya. William yang terus-menerus memburu Claire mencoba melakukan beberapa tekanan, dalam jarak dekat saja quad-talons milik William bisa menjadi senjata super mematikan, serangannya sanggup menghancurkan tembok atau merobek dinding besi sekalipun, bahkan jika Claire terkena serangannya pastilah ia bakal tewas seketika itu juga. Teknik seperti swing, quad-strike, crush, impale, grab-and-stab merupakan style-style andalan setiap serangan Tyrant pada umumnya, namun porsi peningkatan kekuatan yang dimiliki G-mutation, bahkan mampu jauh melebihi sekaliber T-02 Nemesis. Claire yang memiliki bakat menembak dengan akurat akhirnya berhasil melumpuhkan William setelah menembak organ vitalnya berkali-kali dalam pertarungan, Claire sendiri saat itu hanya mengalami luka ringan dan beberapa cedera di bagian tubuhnya.

Namun pertarungan masih belum selesai, William yang bertransformasi tubuhnya ke tingkat 5 kini siap beraksi kembali. Wujud William kali ini sudah berbeda dengan mutasi-mutasi sebelumnya, tubuhnya sudah berubah secara signifikan, serangan yang tadinya bertumpu pada kekuatan sekarang berubah dengan mengandalkan kecepatan layaknya hewan-hewan pemburu. Alhasil Claire yang terkejut dengan perubahan William kini harus mencari cara lain untuk mengalahkannya.

Pertarungan fase kedua kembali terjadi, William yang mempunyai pergerakan lebih cepat dari sebelumnya kini semakin beringas menyerang targetnya, Claire yang sempat berkali-kali menghindar dari kejarannya terus tertekan sampai tak ada celah lagi untuk melakukan serangan balik, bahkan hampir seluruh ruangan lab ikut porak-poranda akibat amukan monster tersebut. Claire yang terus tersudut mencoba mencari tempat aman untuk menjaga jarak dengan William, walau secara adu taktik Claire masih bisa unggul darinya, namun serangan William yang bertubi-tubi membuat stamina Claire semakin terkuras habis. Alhasil ia harus menggunakan cara one hit one kill untuk menjatuhkannya.

Sesaat William kembali menyerang, Claire yang mencoba membidik rongga mulutnya langsung menembakkan peluru terakhir tepat didepannya sebelum ujung-talon milik William menembus dada Claire sepersekian detik lagi. Hasilnya kepala monster tersebut langsung pecah berantakan, tubuhnya juga ikut terpental akibat tembakan Claire, William-pun kembali berhasil dikalahkan disaat-saat kritis.

Claire yang sudah tidak ada waktu lagi untuk merayakan kemenangannya segera bergegas menyusul Sherry yang sudah berada di underground train bersama Leon. Waktu yang dimiliki Claire kini tinggal sedikit, ia terus berlomba dengan countdown auto-destruct system yang sebentar lagi meluluh-lantakkan seluruh Fasilitas, jika terlambat sedikit saja berarti kematian taruhannya. Dilain pihak Leon dan Sherry sibuk mengaktifkan panel system yang berada didalam kereta, setelah berhasil menghidupkan power dan mengakses control train, mereka berdua langsung menjalankan kereta tersebut. Claire yang mengetahui kereta telah bergerak, kini mencari jalan alternatif untuk memotong jalan. Dengan cepat Claire membuka pintu darurat yang berada tak jauh dari basement, alhasil ia-pun sampai di sisi tunnel jalur underground train. Claire yang saat itu berpapasan dengan kereta, segera mengejarnya walau sedikit terlambat, disisi lain Leon yang membuka pintu kereta langsung memberikan instruksi agar Claire segera melompat sembari mengulurkan tangannya. Claire yang sudah kelelahan langsung melompat dengan kekuatan terakhirnya, dan Leon-pun berhasil menangkap Claire.

Sherry yang gembira melihat Claire selamat langsung menggandeng tangannya, ia nampaknya sangat mengkhawatirkan Claire setelah pertarungan akhir dengan mantan ayah kandungnya.
Belum selesai dengan kegembiraan, lagi-lagi mereka mendapat gangguan, William yang sudah bermutasi menjadi monster tidak-karuan bentuknya secara tiba-tiba masuk kedalam gerbong kereta melalui pintu belakang, Leon dan Claire kaget dengan kehadirannya langsung mengunci pintu utama sembari memikirkan cara mengenyahkan William untuk terakhir kalinya. Tak lama setelah menetapkan rencana, mereka bertiga lalu membagi tugas, Leon dan Claire segera membuka pintu utama untuk melakukan perlawanan sambil menekan William hingga terdorong ke belakang, sedangkan Sherry mengaktifkan tombol untuk melepas link gerbong 2. Dan hasilnya bisa kita pastikan, William akhirnya terpisah dari kereta utama.

Sesaat kemudian Underground Research Facility meledak beserta seluruh ruangan basement dan jalur tunnel. William yang akhirnya “ketinggalan kereta-pun” ikut berakhir bersama ledakan yang menimpa seluruh Fasilitas. Leon, Claire dan Sherry berhasil meninggalkan Raccoon City.